Tugas Instalasi Os Jaringan:Pengantar Sistem operasi jaringan-smk As-syukron limbanagan

1.jelaskan perbedaan sistem operasi GUI dan CLI ?
       Jawaban:
*CLI (Command Line Interface)
CLI adalah tipe antarmuka dimana pengguna berinteraksi dengan sistem operasi melalui text terminal. Pengguna menjalankan perintah dan program di sistem operasi tersebut dengan cara mengetikkan barisbaris tertentu.
Meskipun memiliki konsep yang sama, tiap-tiap sistem operasi memiliki nama atau istilah yang berbeda untuk CLI-nya. UNIX memberi nama CLI-nya sebagai bash, ash, ksh, dan lain sebagainya. Microsoft Disk Operating System (MS-DOS) memberi nama command.com atau Command Prompt. Sedangkan pada Windows Vista, Microsoft menamakannya PowerShell. Pengguna Linux mengenal CLI pada Linux sebagai terminal, sedangkan pada Apple namanya adalah commandshell.
*GUI (Graphics User Interface)
GUI adalah tipe antarmuka yang digunakan oleh pengguna untuk berinteraksi dengan sistem operasi melalui gambar-gambar grafik, ikon, menu, dan menggunakan perangkat penunjuk (pointing device) seperti mouse atau track ball. Elemen-elemen utama dari GUI bisa diringkas dalam konsep WIMP (window, icon, menu, pointing device).
Sebuah sistem operasi dianggap bagus jika tampilan luarnya (GUI-nya) bagus, walaupun komponen sistem operasi tidak hanya GUI saja. Jadi, penilaian terhadap sebuah sistem operasi tidak bisa hanya dari satu komponen saja. Hal ini dikarenakan GUI adalah kesan pertama pengguna dengan sistem operasi itu. Setiap pengembang sistem operasi berlomba-lomba mengembangkan GUI-nya dengan keunggulannya masing-masing.

2.Jelaskan Perbedaan Linux Dan Debian ?
    jawaban:
*Linux (diucapkan ˈlɪnəks atau /ˈlɪnʊks/)adalah nama yang diberikan kepada sistem operasi komputer bertipe Unix. Linux merupakan salah satu contoh hasil pengembangan perangkat lunak bebas dan sumber terbuka utama. Seperti perangkat lunak bebas dan sumber terbuka lainnya pada umumnya, kode sumber Linux dapat dimodifikasi, digunakan dan didistribusikan kembali secara bebas oleh siapa saja.
Nama "Linux" berasal dari nama pembuatnya, yang diperkenalkan tahun 1991 oleh Linus Torvalds. Sistemnya, peralatan sistem dan pustakanya umumnya berasal dari sistem operasi GNU, yang diumumkan tahun 1983 oleh Richard Stallman. Kontribusi GNU adalah dasar dari munculnya nama alternatif GNU/Linux.
* Debian (play /ˈdɛbiən/) adalah sistem operasi komputer yang tersusun dari paket-paket perangkat lunak yang dirilis sebagai perangkat lunak bebas dan terbuka dengan lisensi mayoritas GNU General Public License dan lisensi perangkat lunak bebas lainnya. Debian GNU/Linux memuat perkakas sistem operasi GNU dan kernel Linux merupakan distribusi Linux yang populer dan berpengaruh. Debian didistribusikan dengan akses ke repositori dengan ribuan paket perangkat lunak yang siap untuk instalasi dan digunakan.

3.Jelaskan Sejarah GUI Dan CLI ?
      Jawaban :

Selama bertahun-tahun berbagai GUI yang telah dikembangkan untuk berbagai sistem operasi seperti OS / Macintosh, Windows, amiga, Linux, Symbian OS, dan banyak lagi. Di zaman komputer monster ( komputer generasi pertama maksud saya ) GUI belum dikenalkan, zaman itu ketika MARK 1 & juga ENIVAC mendominasi, mesin mereka memerlukan ruangan yang besar , energi yang besar juga user yang banyak pula dengan setiap keahliannya masing-masing hanya untuk mengendalikan 1 mesin saja. Baru ketika era komputer generasi kedua ( DOS buatan Microsoft dan IBM ) ada sedikit perubahan tampilan meskipun bukan disebut GUI.
GUI  pertama kali dikembangkan  oleh  para peneliti di Xerox Palo Alto Research Center (PARC) di tahun 70-an. Penelitian ini membuka era baru dalam inovasi  komputer  grafis.
1981-1985
Xerox 8010 Star (dirilis pada 1981)
Ini adalah sistem pertama yang disebut  sebagai  komputer  desktop  yang  terintegrasi   penuh,  termasuk  aplikasi dan GUI dan dikenal  sebagai “The Xerox Star”, kemudian  berganti  nama  menjadi “Viewpoint” dan kemudian berganti lagi namanya menjadi “GlobalView”.
Apple LisaOffice System1(dirilis pada 1983)
 Sistem  dikenal sebagai Lisa OS, atau singkatan dari Office System. Hal ini dikembangkan oleh Apple dengan  maksud  sebagai  pemrosesan  dokumen workstation. Sayangnya workstation  ini  tidak bertahan lama, hal itu dibunuh oleh Apple Macintosh sistem  operasi yang lebih terjangkau. Ada beberapa  tambahan untuk upgrade ke versi Lisa OS, Lisa OS 2 di tahun 1983 dan Lisa OS 7 / 7 3,1 pada  tahun 1984, dan dapat di upgrade oleh sistem itu sendiri, tapi sistem ini belum memakai (GUI).
*Sejarah CLI 
Dari tahun 1960-an dan seterusnya, interaksi pengguna dengan komputer terutama dengan cara antarmuka baris perintah, awalnya pada mesin seperti ASR Teletype Model 33, tetapi kemudian pada awal CRT berbasis terminal komputer seperti VT52.
Semua perangkat ini adalah murni berbasis teks, dengan tidak memiliki kemampuan untuk menampilkan grafik atau gambar
. Untuk program aplikasi bisnis, menu berbasis teks yang digunakan,. Tetapi untuk interaksi yang lebih umum baris perintah adalah antarmuka.
Dari awal 1970-an sistem operasi Unix pada minicomputer memelopori konsep lingkungan perintah-baris kuat, yang Unix disebut "shell", dengan kemampuan untuk "pipa" output dari satu perintah sebagai masukan ke yang lain, dan untuk menyimpan dan re-run string perintah sebagai "script shell" yang bertindak seperti perintah kustom
Perintah-line juga merupakan antarmuka utama untuk komputer rumah awal seperti Commodore PET, Apple II dan BBC Mikro - hampir selalu dalam bentuk BASIC. Ketika mikrokomputer bisnis yang lebih kuat berorientasi tiba dengan CP / M dan kemudian MSDOS komputer seperti IBM PC, perintah-baris mulai meminjam beberapa sintaks dan fitur dari kerang Unix seperti globbing dan pipa output.
Perintah-line pertama kali serius ditantang oleh pendekatan GUI PARC digunakan dalam tahun 1983 Apple Lisa dan tahun 1984 Apple Macintosh. Mayoritas pengguna PC IBM tidak menggantikan shell command.com mereka dengan GUI sampai Windows 95 dirilis pada tahun 1995.
 
4. Jelaskan sejarah Linux ?
     Jawaban :
Linux pada awalnya dibuat oleh seorang mahasiswa Universitas Helsinki Finlandia Pada tanggal 5 oktober 1991, yaitu Linus Benedict Torvalds, Dulunya Linux merupakan proyek hobi yang diinspirasikan dari Minix, yaitu sistem UNIX kecil yang dikembangkan oleh Andrew anenbaum pada tahun 1987. Minix sendiri merupakan sebuah sistem yang ditujukan untuk penggunaan akademis. Linux bisa didapatkan dalam berbagai distribusi (sering disebut Distro). Distro adalah bundel dari kernel Linux, beserta sistem dasar linux, program instalasi, tools basic, dan program-program lain yang bermanfaat sesuai dengan tujuan pembuatan distro.
Contoh -contoh distro Linux :
1. Fedora 6. Knoppix
2. RedHat 7. Mint
3. Slackware 8. Mandrake
4. Debian 9. SuSe
5. PCLinuxOS 10. Ubuntu, dll
  1. Fedora
Fedora (sebelumnya bernama fedora core, kadang disebut juga fedora linux) adalah adalah sebuah distro Linux berbasis RPM (Redhat Package Manager) dan yum yang dikembangkan oleh Fedora Project yang didukung oleh komunitas pemrogram serta disponsori oleh Red Hat. Nama Fedora berasal dari karakter fedora yang digunakan di logo Red Hat. Kemudahan dari distro ini adalah sistem instalasi paket dengan menggunakan yum. Dengan aplikasi ini perawatan, instalasi dan penghapusan aplikasi jadi lebih baik dan mudah. Tidak seperti distro lain Fedora tidak memaketkan repository nya dalam bentuk ISO (DC ataupun DVD), dan hanya mengandalkan koneksi internet untuk melakukan install dan update aplikasi.
  1. Redhat
Redhat Linux merupakan salah satu linux yang paling popular di Indonesia dan Amerika, dan dirancang khusus untuk server. Redhat diakui sebagai server tercepat dibandingkan dengan linux server lainnya. Selain sebagai server tercepat, Redhat juga dapat digunakan sebagai client maupun sebagai PC desktop/PC standolone. Saat ini redhat sudah beredar dengan versi 9.0 yang dapat menggunakan desktop Gnome dan juga KDE.
Kelebihan lain yang dimiliki oleh Redhat linux adalah kemudahan dalam hal installasinya. Ini merupakan revolusioner Linux. pada saat linux lainnya membuat pengguna awalnya putus asa, Redhat hadir dengan prosedur instalasi termudah pada masanya.
Hal revolusioner lainnya adalah bahwa Redhat linux menciptakan format paket program RPM yang menjadi standar baku file binner pada Linux, yang kemudian digunakan oleh linux lainnya seperti SuSE, Mandrake, dan Caldera.
  1. Slackware
Slackware adalah distribusi linux yang pertama. Bagi pengguna Linux senior, slackware merupakan suatu distribusi Linux yang penuh dengan tantangan. Slackware hadir dengan model yang sangat sederhana, tidak seperti distribusi linux yang lainnya. Slackware merupakan distribusi linux yang murni, dalam arti penampilannya yang sangat mirip dengan UNIX (UNIX Clone), sehingga membuat penggunanya merasa seperti menggunakan UNIX murni. Bagi mereka yang menginginkan tantangan dan ingin menjadi Linuxer handal, atau yang sering dikenal dengan sysadmin, slackware merupakan jawabannya. Anda tidak akan pernah mendapatkan kemudahan seperti halnya jika kita menggunakan distribusi linux yang lainnya karena slackware semuanya serba manual dan tanpa grafik.
  1. Debian
Sistem operasi Debian adalah gabungan dari perangkat lunak yang dikembangkan dengan lisensi GNU, dan utamanya menggunakan kernel Linux, sehingga populer dengan nama Debian GNU/Linux. Sistem operasi Debian yang menggunakan kernel Linux merupakan salah satu distro Linux yang populer dengan kestabilannya. Dengan memperhitungkan distro berbasis Debian, seperti Ubuntu, Xubuntu, Knoppix, Mint, dan sebagainya, maka Debian merupakan distro Linux yang paling banyak digunakan di dunia. Versi rilis stabil terakhir adalah versi 6.0, dengan kode nama squeeze. Saat versi baru dirilis, versi stabil sebelumnya yaitu versi 5.0 dengan kode nama lenny menjadi oldstable.
  1. Mandrake / Mandriva
Mandriva Linux (dahulu dikenal dengan nama Mandrakelinux atau Mandrake Linux) adalah sistem operasi yang dibuat oleh Mandriva (dahulu dikenal dengan nama Mandrakesoft). Mandriva Linux menggunakan RPM Package Manager. Turunan dari mandriva adalah PCLinuxOS yang juga berbasis RPM, dibuat untuk meningkatkan versi linux mandrake (saat ini mandriva).
  1. Suse
SUSE Linux awalnya merupakan distro Slackware terjemahan bahasa Jerman. SUSE bermula pada awal tahun 1990-an dimana Linux terdiri dari sekitar 50 keping disket dan dapat diunduh/diambil lewat internet, tetapi pengguna potensial yang memiliki koneksi internet tidaklah banyak. Kemudian S.u.S.E. GmbH menghimpun disket-disket Linux yang dapat dibeli (tanpa harus memiliki koneksi internet). SuSE tersebarluas oleh Suse GmbH dengan lokalisasi instalasi dalam bahasa Jerman dan dengan itu menciptakan distribusi dari banyak pengguna berbahasa Jerman. Alat instalasi dari Slackware diganti dengan YaST hasil pengembangan Suse GmbH sendiri. Mulai April 1994 Paket Suse-Linux Versi 1.0 mulai menggunakan CD, tidak lagi dalam disket (yang sudah mencapai 70 keping). Versi pertama yang berdiri sendiri terlepas dari Slackware diterbitkan pada Mei 1996 dengan nama S.u.S.E. Linux, versi 4.2 dan versi terbarunya adalaha 11.5 yang dirilis pada November 2011.
4. Jelaskan sejarah Linux ?
     Jawaban
Linux pada awalnya dibuat oleh seorang mahasiswa Universitas Helsinki Finlandia Pada tanggal 5 oktober 1991, yaitu Linus Benedict Torvalds, Dulunya Linux merupakan proyek hobi yang diinspirasikan dari Minix, yaitu sistem UNIX kecil yang dikembangkan oleh Andrew anenbaum pada tahun 1987. Minix sendiri merupakan sebuah sistem yang ditujukan untuk penggunaan akademis. Linux bisa didapatkan dalam berbagai distribusi (sering disebut Distro). Distro adalah bundel dari kernel Linux, beserta sistem dasar linux, program instalasi, tools basic, dan program-program lain yang bermanfaat sesuai dengan tujuan pembuatan distro.
Contoh -contoh distro Linux :
1. Fedora 6. Knoppix
2. RedHat 7. Mint
3. Slackware 8. Mandrake
4. Debian 9. SuSe
5. PCLinuxOS 10. Ubuntu, dll
  1. Fedora
Fedora (sebelumnya bernama fedora core, kadang disebut juga fedora linux) adalah adalah sebuah distro Linux berbasis RPM (Redhat Package Manager) dan yum yang dikembangkan oleh Fedora Project yang didukung oleh komunitas pemrogram serta disponsori oleh Red Hat. Nama Fedora berasal dari karakter fedora yang digunakan di logo Red Hat. Kemudahan dari distro ini adalah sistem instalasi paket dengan menggunakan yum. Dengan aplikasi ini perawatan, instalasi dan penghapusan aplikasi jadi lebih baik dan mudah. Tidak seperti distro lain Fedora tidak memaketkan repository nya dalam bentuk ISO (DC ataupun DVD), dan hanya mengandalkan koneksi internet untuk melakukan install dan update aplikasi.
  1. Redhat
Redhat Linux merupakan salah satu linux yang paling popular di Indonesia dan Amerika, dan dirancang khusus untuk server. Redhat diakui sebagai server tercepat dibandingkan dengan linux server lainnya. Selain sebagai server tercepat, Redhat juga dapat digunakan sebagai client maupun sebagai PC desktop/PC standolone. Saat ini redhat sudah beredar dengan versi 9.0 yang dapat menggunakan desktop Gnome dan juga KDE.
Kelebihan lain yang dimiliki oleh Redhat linux adalah kemudahan dalam hal installasinya. Ini merupakan revolusioner Linux. pada saat linux lainnya membuat pengguna awalnya putus asa, Redhat hadir dengan prosedur instalasi termudah pada masanya.
Hal revolusioner lainnya adalah bahwa Redhat linux menciptakan format paket program RPM yang menjadi standar baku file binner pada Linux, yang kemudian digunakan oleh linux lainnya seperti SuSE, Mandrake, dan Caldera.
  1. Slackware
Slackware adalah distribusi linux yang pertama. Bagi pengguna Linux senior, slackware merupakan suatu distribusi Linux yang penuh dengan tantangan. Slackware hadir dengan model yang sangat sederhana, tidak seperti distribusi linux yang lainnya. Slackware merupakan distribusi linux yang murni, dalam arti penampilannya yang sangat mirip dengan UNIX (UNIX Clone), sehingga membuat penggunanya merasa seperti menggunakan UNIX murni. Bagi mereka yang menginginkan tantangan dan ingin menjadi Linuxer handal, atau yang sering dikenal dengan sysadmin, slackware merupakan jawabannya. Anda tidak akan pernah mendapatkan kemudahan seperti halnya jika kita menggunakan distribusi linux yang lainnya karena slackware semuanya serba manual dan tanpa grafik.
  1. Debian
Sistem operasi Debian adalah gabungan dari perangkat lunak yang dikembangkan dengan lisensi GNU, dan utamanya menggunakan kernel Linux, sehingga populer dengan nama Debian GNU/Linux. Sistem operasi Debian yang menggunakan kernel Linux merupakan salah satu distro Linux yang populer dengan kestabilannya. Dengan memperhitungkan distro berbasis Debian, seperti Ubuntu, Xubuntu, Knoppix, Mint, dan sebagainya, maka Debian merupakan distro Linux yang paling banyak digunakan di dunia. Versi rilis stabil terakhir adalah versi 6.0, dengan kode nama squeeze. Saat versi baru dirilis, versi stabil sebelumnya yaitu versi 5.0 dengan kode nama lenny menjadi oldstable.
  1. Mandrake / Mandriva
Mandriva Linux (dahulu dikenal dengan nama Mandrakelinux atau Mandrake Linux) adalah sistem operasi yang dibuat oleh Mandriva (dahulu dikenal dengan nama Mandrakesoft). Mandriva Linux menggunakan RPM Package Manager. Turunan dari mandriva adalah PCLinuxOS yang juga berbasis RPM, dibuat untuk meningkatkan versi linux mandrake (saat ini mandriva).
  1. Suse
SUSE Linux awalnya merupakan distro Slackware terjemahan bahasa Jerman. SUSE bermula pada awal tahun 1990-an dimana Linux terdiri dari sekitar 50 keping disket dan dapat diunduh/diambil lewat internet, tetapi pengguna potensial yang memiliki koneksi internet tidaklah banyak. Kemudian S.u.S.E. GmbH menghimpun disket-disket Linux yang dapat dibeli (tanpa harus memiliki koneksi internet). SuSE tersebarluas oleh Suse GmbH dengan lokalisasi instalasi dalam bahasa Jerman dan dengan itu menciptakan distribusi dari banyak pengguna berbahasa Jerman. Alat instalasi dari Slackware diganti dengan YaST hasil pengembangan Suse GmbH sendiri. Mulai April 1994 Paket Suse-Linux Versi 1.0 mulai menggunakan CD, tidak lagi dalam disket (yang sudah mencapai 70 keping). Versi pertama yang berdiri sendiri terlepas dari Slackware diterbitkan pada Mei 1996 dengan nama S.u.S.E. Linux, versi 4.2 dan versi terbarunya adalaha 11.5 yang dirilis pada November 2011.

Langkah-langkah instalasi debian menggunakan mode GUI SMK AS-SYUKRON Bl.Limbangan

INSTALASI LINUX DEBIAN PADA VIRTUAL MACHINE (MODE GUI)
langkah instalasi Linux Debian pada virtual machine sama dengan
     ketika menginstallnya di PC asli. Berikut ini langkah-langkahnya:
·         Pertama
siapkan file iso atau bisa juga dari live cd. Jalankan Virtual Machine kita, kali ini saya menggunakan VMWare 7 Pilih File New, kemudian akan muncul jendela Wizard yang akan memudahkan kita untuk
langkah-langkah konfigurasi selanjutnya. Kita pilih Next.
·         Kita pilih lokasi tempat kita menyimpan file *.iso Debian, atau kalau kita melakukan instalasi melalui live CD, bisa kita pilih menu Installer Disc. Pilih next untuk melanjutkan ke langkah berikutnya.
·         VMware 7 akan secara otomatis mendeteksi jenis sistem operasi tersebut,tampak pada gambar di bawah “Debian 5 Detected”
·         Kita pilih kapasitas harddisk yang akan kita gunakan untuk OS Debian di VMWare nantinya, rekomendasi dari VMWare adalah 8GB. Pilih next.
·         Klik finish untuk memulai instalasi Debian pada VMWare.
·         Pada Boot menu diabawah kita pilih menu GraphicalInstall, karena kita akan menginstall menggunakan mode graphic, tekan enter.
·         Pertama kita pilih pengaturan bahasa yang akan kita gunakan dalam proses instalasi. Pilih sesuai kehendak kita, lalu tekan enter.
·         Pilih teritory area, kemudian tekan enter.
·         Kita pilih keyboard layout, kemudian tekan enter.
·         proses selanjutnya adalah scanning CD ROM tunggu hinga proses selesai.
·         Selanjutnya kita pilih hostname untuk nama OS Debian kita, isikan sesuai keinginan kita.
·         Kemudian isikan juga nama domain untuk OS Debian kita.
·         Selanjutnya adalah setting waktu untuk Debian, kita pilih Zona waktu dimana kita berada.
·         Langkah selanjutnya adalah partisi harddisk, kita bisa melakukan partisi manual maupun dengan
·         Guided, yaitu dengan partisi default dari Debian. Kali ini saya pilih Guided (pilihan pertama).
·         Pilih harddisk yang akan kita buat partisi.
·         Pilih harddisk yang akan kita buat partisi.
·         Kita pilih pilihan untuk partisi harddisk, bisa kita pilih sesuai kehendak kita, kita menghendaki semuanya dalam satu partisi maupun pemisahan /home , /usr .. dll.
·         Jika sudah selesai, selanjutnya kita pilih Finish pertitioning and write changes to disk.
·         Pilih Yes pada pilihan write the change to disks.
·         Proses instalasi base system akan berjalan, tunggu hingga proses selesai.
·         Kita berikan nama untuk user account atau administrator, isikan seuai kehendak atau nama kita.Kita masukkan password untuk root (administrator). Perlu diperhatikan untuk password ini kita harus benar-benar mengingatnya.
·         Masukkan password lagi yang sama unutk verifikasi.
·         masukkan nama untuk user account non administrator, ketikkan passwordnya juga.
·         Setelah semuanya kita isikan dengan benar langkah selanjutnya adalah scanning cd. Hal ini agar memudahkan kita untuk mengetahui paket-paket apa saja yang ada di dalam setiap cd Debian, jika kita menghendaki scan maka pilih yes ,jika tidak pilih no.
·         Pada pilihan network mirror pilih no.
·         Selanjutnya adalah pilihan unutk menginstall paket-paket software yang ada di Debian. Pilih sesuai kebutuhan kita. Yang terpenting adlah install standard sytem Debian.
·         Proses instalasi paket akan berjalan
·         Muncul pilihan untuk menginstall Grub loader, ini berfungsi agar Debian kita bisa melakukan dual boot dengan OS lain. Jika kita ingin menginstallnya pilih YES..
·         proses instalasi selesai, Debian memnita kita untuk melakukan restart unutk finishing instalation, pilih Continue
·         Proses instalasi selesai, sekarang kita bisa login dengan username dan password yang telah kita set tadi. dan Debian telah siap di gunakan.



langkah-langkah instalasi debian menggunakan mode text Smk As-syukron Bl Limbangan

langkah-langkah instalasi debian menggunkan mode text smk as-syukron limbangan

                          LANGKAH MENGINSTALL LINUX DEBIAN
~ Setting BIOS dengan first booting pada CD ROM
~ Masukkan CD Install Debian Linux
~ Choose Language
Memilih bahasa yang akan digunakan, pilih English
~ Choose country or region
Memilih Negara, pilih Other untuk melihat pilihan yang lain, pilih Indonesia
~ Select a keyboard layout
Memilih keyboard, pilih American English
~ Detect and mount CD ROM
Komputer akan mendeteksi hardware untuk pencarian driver CD ROM, pilih yes
~Load Installer components from CD
Tunggulah selama computer sedang dalam proses
~ Detect network hardware
computer akan mencari hardware untuk jaringan
~ Configure the network
Pilih Configure network manually
Masukkan IP Address
Masukkan subnet mask, tapi biasanya subnet mask terisi secara otomatis
Masukkan gateway sesuai dengan gateway server
Masukkan IP Address DNS server
Masukkan hostname
Masukkan domain name
~ Detect disk
Computer sedang dalam proses untuk mendeteksi disk
~ Partition disk
Pilih Manually edit partition table
Buat 3 bagian untuk partisi pada harddisk
1. Root = 4 GB, filesystem = ext, type= primary
2. Home = 3 GB, filesystem = ext, type=logical
3. Swap area = 1 GB, filesystem = swap
Setelah selesai, pilih Finish partition and write, pilih yes
~ Configure time zone
computer akan mengkonfigurasi untuk waktu yang digunakan menurut wilayah
~ Configure the clock
Konfigurasi untuk jam menurut wilayah, pilih no
~ Set up users and password
Langkah pertama buatlah password untuk root
Masukkan lagi password yang sama
Kemudian buatlah user baru, masukkan nama user
Buatlah nama untuk user account juga
Masukkan password untuk user
Masukkan lagi password yang sama untuk user
~ Install the base system
Komputer akan menginstal system dasar debian
~ Configure the package manager
Komputer mengkonfigurasi “package manager”
~ Select and Install software
Komputer akan menginstall software yang ada
~ Install the GRUB boot loader on a harddisk
Komputer menginstal GRUB boot loader, pilih yes
~ Install the LILO boot loader on a harddisk
~ Continue without boot loader
~ Finish the Installation
Setelah semua langkah diatas instalasi telah selesai dan akan muncul tampilan sebagai berikut, pilih continue dan computer akan reboot